Lewati ke konten
institutdeliverologiindonesiaInstitut Deliverologi Indonesia

Dari rencana, menjadi nyata.

Kenali Institut Deliverologi Indonesia: lembaga independen yang menjembatani rencana kebijakan dan realisasi di lapangan melalui analisis, sistem, dan keterlibatan masyarakat.

Berdiri sejak

Didirikan oleh

Prof. Dr. Ir. Kuntoro Mangkusubroto

Kenali warisan pendiri

01 / Profil IDeA

Berakar pada praktik. Bergerak untuk publik.

Yayasan IDeA, Institut Deliverologi Indonesia, adalah lembaga independen yang berfokus pada pengembangan analisis, sistem, dan rekomendasi dengan mengedepankan keterlibatan masyarakat.

Didirikan pada 17 Februari 2015 oleh Prof. Dr. Ir. Kuntoro Mangkusubroto, IDeA hadir untuk menjembatani kesenjangan antara rencana kebijakan dan realisasi nyata di lapangan.

Berakar dari pengalaman kepemimpinan di BRR Aceh–Nias dan UKP4, IDeA mendorong tata kelola kelembagaan yang profesional, akuntabel, dan tepercaya demi kemaslahatan masyarakat luas.

02 / Mengapa Deliverologi?

Rencana terbaik pun perlu dituntaskan.

Banyak rencana program kerja yang tampak sempurna di atas kertas gagal diwujudkan karena tidak dijalankan dengan disiplin kendali mutu yang tepat. Tanpa eksekusi yang nyata, rencana terbaik sekalipun hanya menjadi ilusi pembangunan.

IDeA hadir untuk mengatasi hambatan birokrasi dan memastikan rencana benar-benar terwujud.

  1. Analisis strategis

    Mengembangkan analisis sebagai landasan untuk menentukan arah dan tindakan.

  2. Kendali mutu terukur

    Merumuskan sistem untuk mengawal ketepatan proses dan hasil.

  3. Debottlenecking

    Mengurai sumbatan birokrasi yang menghambat pelaksanaan rencana.

03 / Filosofi Deliverologi

Ilmu yang mengantar rencana menjadi nyata.

Delivery
Menyelesaikan, menyampaikan.
Logos
Ilmu; pengetahuan tentang suatu bidang.

Deliverologi memastikan sebuah perencanaan atau strategi tidak berhenti di atas kertas, tetapi terwujud secara nyata di lapangan. IDeA mengawal eksekusinya agar tepat secara proses maupun tepat secara hasil.

Perubahan cara pandang

Pihak yang MemerintahPihak yang Melayani

Dengan mengedepankan prinsip meritokrasi serta kecakapan profesional dalam tata kelola.

Pelajari cara kerjanya